Welcome to TerakopiBerbagi Inspirasi & Informasi

Mau Tahu Apa Kata Bos Telegram Tentang Indonesia..?

Mau Tahu Apa Kata Bos Telegram Tentang Indonesia..?
CEO Telegram Pavel Durov bersama Menkominfo Rudiantara

Mau Tahu Apa Kata Bos Telegram Tentang Indonesia..? Setelah sempat jadi polemik beberapa waktu yang lalu, pemblokiran aplikasi Telegram telah memasuki babak baru. Kedatangan Pavel Durov ke Indonesia untuk bertemu dengan jajaran Kemenkominfo tanggal 2 Agustus kemarin ternyata tidak sia sia. Dengan berbagai persyaratan,  pemblokiran 11 DNS Telegram kembali di buka oleh pemerintah.

 

Atas kerjasama yang sangat baik antara bos Telegram dengan pemerintah ini, akhirnya pengguna Telegram di Indonesia kembali bernafas lega. Bukan hanya kita sebagai pengguna Telegram saja yang senang, Bos Telegram yang keren itu pun juga merasakan kesan yang sangat mendalam dengan sambutan hangat dan luar biasa selama berada di Jakarta.

 

Melalui channel resmi nya di Telegram ,pria yang identik dengan pakaian serba hitam ini menumpahkan semua kegembiraan nya. Mau tahu apa kata Bos Telegram tentang Indonesia..? Ini dia pernyataan resmi nya, utuh tanpa di potong potong, nggak saya tambahin apalagi di kurangin.

 

Saya senang dengan sambutan hangat di Jakarta



Saya belum menyadari betapa banyak pengguna setia yang kami miliki di Indonesia sampai kemarin. Saya senang dengan sambutan hangat di Jakarta. Dukungan dan cinta yang saya dapatkan selama kunjungan kemarin sungguh luar biasa.

 

 

Selain bertemu dengan coders lokal dan pengadopsi awal  Telegram, saya makan siang bersama Pak Rudiantara, Menteri Komunikasi Indonesia. Usaha kami sebelumnya untuk terhubung dengan Pak Rudi gagal karena email yang tidak dapat di terima ( email tidak dapat dipercaya , mari kita semua beralih ke Telegram! ). Namun pada akhirnya semuanya  menjadi yang terbaik karena kami berhasil membangun sebuah koneksi personal yang erat.

 

 

Tidak ada rahasia antara Telegram dan penggunanya, karena Anda adalah orang orang yamg membuat Telegram populer, bukan pemerintah atau pemegang saham atau pemgiklan ( sayangnya perusahaan IT lainnya terkadang lupa itu ). Jadi kami menyelenggarakan konferensi pers cepat 15 menit untuk menginformasikan kepada publik tentang isi pertemuan kami dengan Pak Rudi.

 

Membuka saluran komunikasi langsung di Telegram

 

Sebagai hasil dari pertemuan ini, kami telah membuka saluran komunikasi langsung di Telegram antara tim kami untuk segera menghapus konten publik yang berisi propaganda teroris. Kami juga menambahkan pembicara bahasa Indonesia ke tim kami, dan semua ini berarti kami dapat memproses laporan tentang propaganda teroris dalam beberapa jam, bukan 1-2 hari.

 

 

Menteri meyakinkan saya bahwa dia menghormati privasi kami, dan hak untuk mendapatkan privasi dijamin oleh konstitusi Indonesia. Saya senang mendengarnya, karena sayangnya pemerintah negara besar lainnya di Asia tidak selalu mendapatkannya ( ya, China, saya melihat Anda sekarang ).

 

Kehebatan Telegram Membuatnya Di Tendang

 

Kami di Telegram merasa bangga bahwa kami tidak mengungkapkan satu byte data pribadi kepada pihak ketiga sejak kami memulai, dan kami akan tetap seperti itu, tanpa pengecualian di manapun. Saya juga berbagi beberapa statistik pertumbuhan Telegram di acara pers cepat kemarin.

 

 

Setiap hari, 600.000 pengguna baru mendaftar ke Telegram secara global.

 

Setiap hari, 20.000 pengguna baru mendaftar ke Telegram dari Indonesia.

 

Terima kasih atas dukungannya, Indonesia dan Dunia.!

 

Oke.. terima kasih kembali brooh Pavel Durov dan Pak Menteri Rudiantara…

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *