Welcome to TerakopiBerbagi Inspirasi & Informasi

Jenis Iklan Yang Menjadi Mesin Uang Blog

Jenis Iklan yang menjadi Mesin Uang BlogSeperti yang pernah saya sampaikan dalam artikel sebelum nya, salah satu cara menghasilkan uang dari internet dengan mudah adalah dengan membuat blog atau menjadi seorang blogger. Teramat banyak kisah blogger sukses yang memiliki passive income jauh melebihi gaji bulanan seorang PNS.

 

Lalu bagaimana bisa seorang blogger yang kerjanya cuma duduk manis di depan komputer mendapatkan uang dengan mudah.?

 

Monetisasi blog sebagai mesin uang

Kalo sekedar bikin blog lalu mengharap uang datang dengan sendiri nya ya jelas nggak bisa. Sampai kiamat pun kamu nggak bakalan dapat uang, meskipun cuma satu sen. Cara atau metode yang di lakukan untuk menghasilkan uang dari blog ini di kenal dengan istilah monetisasi.

 

Monetisasi blog itu sendiri bisa di lakukan dengan beragam cara. Namun teknik monetisasi yang paling lazim di lakukan adalah  dengan menempatkan iklan pada halaman blog tersebut. Sebuah blog yang memiliki tingkat kunjungan atau trafik yang tinggi,  jelas merupakan lahan empuk bagi pemasaran sebuah produk.

 

Seiring dengan pesat nya  pertumbuhan blog atau website, maka jenis iklan yang di tampilkan pun semakin beragam. Dengan semakin beragam nya jenis iklan, maka para blogger pun lebih leluasa dalam memilih jenis iklan apa yang paling tepat dan efektif untuk di tempatkan pada blog mereka.

 

Cara Menghasilkan Uang Dari Internet Dengan Mudah



 

Nah berikut ini akan saya ulas apa saja jenis iklan yang menjadi mesin uang blog atau website.

 

1. Iklan PPC atau Pay Per Click

Dari istilah nya kamu tentu sudah bisa mengartikan sendiri. Jenis Iklan PPC atau Pay Per Click merupakan jenis iklan di mana pemilik blog sebagai publisher atau penerbit iklan akan di bayar setiap kali ada pengunjung yang melakukan klik valid pada iklan tersebut.

 

Untuk bisa memasang iklan PPC , kamu tentu harus mendaftar terlebih dahulu pada pihak penyedia layanan iklan. Setelah pendaftaran di setujui, kamu akan mendapatkan kode script iklan dalam bentuk banner maupun link yang harus kamu pasang di halaman blog kamu.

 

Ingat, kamu hanya akan mendapatkan bayaran jika klik yang di lakukan pada iklan tersebut di anggap valid atau murni dari pengunjung yang memiliki IP Address unik. Jadi jangan coba coba untuk melakukan klik sendiri pada iklan tersebut, salah salah bukan bayaran yang di dapat tapi justru kamu kena banned.

 

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari iklan PPC, tentu di butuhkan pengunjung harian dalam jumlah yang banyak. Selain itu penempatan slot iklan pun harus sedemikian rupa, sehingga berpotensi lebih besar untuk di klik oleh pengunjung.

 

Google Adsense merupakan penyedia layanan iklan PPC yang paling banyak di minati para publisher. Disamping memberikan bayaran yang paling besar per klik iklan, kredibilitas Google pun sudah pasti tidak di ragukan lagi. Namun tidak semua pemilik blog beruntung bisa menjadi publisher Adsense, karena syarat dan ketentuan untuk di setujui tentu tidak mudah.

 

Selain Google Adsense masih banyak pihak penyedia iklan PPC ini sebagai alternatif jika kamu belum bisa menjadi publisher nya. Chitika, Kliksaya dan Infolink adalah beberapa alternatif yang bisa kamu coba jika tertarik menjajal  PPC sebagai jenis iklan yang menjadi mesin uang blog kamu.

 

2. CPM atau Cost Per Mille

Iklan CPM atau Cost Per Mille merupakan pilihan yang tepat untuk di terapkan pada blog atau website dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi. Kamu akan di bayar per 1000 tampilan atau kunjungan pada iklan tersebut.

 

Tingkat keberhasilan iklan CPM sebenar nya lebih tinggi, karena tidak membutuhkan klik pada iklan tersebut. Hanya dengan memasang iklan dan di lihat oleh pengunjung, kamu sudah dapat bayaran. Tarif iklan CPM ini cukup beragam, tergantung pada kualitas blog kamu juga tentunya.

 

Untuk 1000 tampilan, biasanya di hargai minimal $ 2. Lumayan juga sih jika kamu memiliki blog dengan kunjungan di atas 10 ribu per hari, berapa banyak uang yang kamu terima. Hanya dengan memasang satu jenis iklan CPM saja kamu bisa mendapatkan passive income kurang lebih Rp.260 ribu per hari nya.

 

3. CPA atau Cost Per Action

Iklan CPA merupakan salah satu alternatif berikutnya. Iklan jenis ini mensyaratkan terjadi nya sebuah kudeta eh Action 🙂 . Jadi kamu baru akan di bayar jika ada pengunjung yang melakukan tindak lanjut setelah meng klik iklan.

 

Tindakan itu bisa berupa sekedar pendaftaran alamat email atau pembelian produk iklan yang ada di blog kamu. Iklan jenis ini ini sangat jarang di minati publisher, karena tingkat akuisisi nya pun sangat kecil. Ya tahu sendiri kan kebanyakan dari kita tuh kan suka nya yang gratisan ,kalo sudah urusan membeli gitu paling males.

 

4. Iklan PPD atau Pay Per Download

Inilah adalah jenis iklan saudaranya Bis Mayasari Bhakti , haa ha ada ada saja ya, kirain nama bis PPD. Iklan PPD atau Pay Per Download sudah pasti berhubungan dengan proses download mendowload an. Yuupp bentoel.. Publisher iklan PPD baru akan mendapatkan bayaran, setelah ada pengunjung yang melakukan download sebuah konten pada blog tersebut.

 

Hampir sama dengan CPM, bayaran di hitung per 1000 x download, jadi iklan jenis ini sangat cocok di pasang untuk website yang menyajikan konten konten untuk di download. Konten bisa berupa musik mp3, film, aplikasi , software , game atau apa saja.  Contoh pengiklan Pay Per Download yang paling banyak kita jumpai adalah 4shared, Ziddu dan Tusfiles.

 

5. Pay Per Post alias PPP

Iklan Pay Per Post lebih di kenal dengan Paid Review. Artinya kita akan di bayar untuk sebuah artikel atau post yang mengulas sebuah produk atau jasa yang di tampilkan di blog atau website kita.

 

Karena ini berkenaan dengan pencitraan sebuah produk, maka sudah pasti pihak pemberi order pun tidak mau memberi job review secara sembarangan. Hanya blog yang berkualitas dengan pengunjung yang banyak yang berksempatan merasakan gurihnya iklan ini.

 

Biasanya pihak pengiklan lah yang akan lebih dahulu menghubungi kita, untuk memberikan penawaran. Bayaran yang di terima per satu artikel review lumayan besar juga lho, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

 

6. Iklan Mandiri

Nah ini dia jenis iklan yang paling banyak di incar oleh pemilik blog. Iklan mandiri merupakan kerjasama antara pihak pengiklan dengan menyewa slot atau ruang dengan ukuran tertentu di halaman blog kita. Besaran tarif sewa biasanya di hitung per bulan ,tergantung negosiasi yang telah di sepakati.

 

Sama seperti jenis iklan Pay Per Post atau Paid review, pihak pengiklan tentu akan mempertimbangkan masak masak sebelum memasang iklan di blog kita. Kecil kemungkinan blog dengan trafik yang masih sangat rendah bisa mendapatkan tawaran kerjasama. Pihak pengiklan pasti tidak mau rugi, sudah keluar uang ,tapi cakupan  iklan tidak maksimal.

 

7. Affiliasi

Seperti yang sudah saya bahas di artikel terdahulu, Affiliasi merupakan salah satu bentuk kerja sama, di mana kita menjual produk pihak lain dengan terlebih dulu mendaftar sebagai affiliate marketing. Komisi kita dapatkan ketika pengunjung blog melakukan pembelian produk afiliasi tersebut melalui link pada halaman blog kita.

 

Iklan bisa kita tampilkan dalam bentuk banner atau link referral. Jenis iklan ini juga di sukai banyak blogger, karena memberikan komisi yang cukup lumayan. Namun biasanya frekuensi terjadinya transaksi pun sangat jarang.

 

Contoh pengiklan affilasi adalah Lazada, Amazon dan Niagahoster. Anda bisa mendaftar sebagai affiliasi sekarang juga kalo sudah punya blog nya. Tapi buat yang belum punya blog, tunggu apalagi. Segera bikin yaa.. 🙂

 

Itulah tadi jenis iklan yang menjadi mesin uang blog paling utama. Masih ada beberapa, tapi nggak se familiar di atas. Semoga bermanfaat..

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *