Welcome to TerakopiBerbagi Inspirasi & Informasi

Elon Musk, Bisnisman Pendiri dan Pemilik Space X

Namanya memang belum setenar Bill Gates atau pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Namun kiprah pria 46 tahun yang di lahirkan di Pretoria , Afrika Selatan dan kini bermukim di AS ini sungguh sangat luar biasa. Dia lah Elon Musk, Bisnisman Pendiri dan Pemilik SpaceX.

 

Sebagai seorang bisnisman , Elon Musk adalah CEO dan pendiri beberapa perusahaan yang cukup bonafide. Pernah dengar nama SpaceX kan, pasti sudah dong. Perusahaan yang fokus pada pengembangan dan layanan wahana antariksa ini menjadi bukti bagaimana Elon Musk, Bisnisman Pendiri dan Pemilik Space X meng kombinasi kecerdasan dan jiwa bisnis.

 

Kombinasi kecerdasan dan jiwa bisnis

Ketertarikan Elon dalam bidang teknologi sudah di mulai sejak ia masih sangat belia. Secara otodidak dia menguasai bahasa pemrograman komputer, bahkan di usia 12 tahun telah berhasil menjual kode komputer untuk video game Blastar senilai $ 500. Sebuah kombinasi kecerdasan dan jiwa bisnis yang hanya di miliki segelintir orang saja.

 

Perusahaan pertama yang di dirikan Elon adalah Zip 2 , yang menyediakan perangkat lunak web. Bersama dengan adiknya Kimbal Musk, mereka mengembangkan sebuah software yang di namakan Panduan Kota Internet untuk industri penerbitan. Dua media besar di AS yakni New York Times dan Chicago Tribune menjadi konsumen utama Zip 2. Tidak hanya sebagai konsumen, dewan direksi kedua media ini pun tak kuasa menahan bujuk rayu Elon untuk membatalkan rencana merger dengan perusahaan lain.

 

Keberhasilan Zip 2 menarik minat Compaq untuk membeli nya pada tahun 1999. Dengan mahar $ 307 juta maka kepemilikan Zip 2 berpindah dari tangan Elon Musk ke raksasa perangkat komputer itu. Selain uang tunai, Compaq juga sepakat memberikan $ 34 juta dalam bentuk saham, dimana Elon mendapat bagian 7 % atau sekitar $ 22 juta.

 

X.com dan PayPal

Berbekal uang penjualan Zip 2 , Elon kembali merintis perusahaan baru nya. Dengan modal $ 10 juta berdirilah X.com yang bergerak di bidang layanan keuangan, sebagai penyedia rekening dan kartu tunai internet. Dalam perkembangannya, X.com berhasil mendapatkan suntikan dana dari lembaga pembiayaan Sequoia Capital sebesar $ 25 juta.

 

Naluri bisnis Elon membawanya pada keputusan untuk membeli Confinity, perusahaan yang mengoperasikan PayPal. Dengan pembelian itu, dia memutuskan menghentikan layanan X.com dan fokus pada pengembangan PayPal sekaligus mengadopsi PayPal sebagai nama pengganti X.com.



Di tangan Elon, PayPal berhasil mendapatkan kepercayaan dari  eBay. PayPal menjadi satu satunya metode pembayaran yang di terima oleh situs lelang online terbesar di dunia tersebut. Merasa nyaman memakai PayPal, eBay pun akhirnya tak kuasa meminang PayPal di tahun 2002 dalam bentuk saham sebesar $ 1,5 milliar. Sebagai CEO , Elon mendapatkan bagian $ 165 juta atau  11,5 % dari total penjualan.

 

Space Exploration Technologies ( SpaceX )

Minat Elon yang sangat kuat di bidang eksplorasi luar angkasa membuatnya mendirikan SpaceX bermodal uang pribadi hasil penjualan PayPal. Sesuai namanya Space Exploration Technologies ( SpaceX ) merupakan perwujudan ambisi Elon Musk. Seperti kita tahu, SpaceX merupakan perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi wahana antariksa termasuk roket.

 

Baca juga yang ini :

 

Jan Koum Pendiri WhatsApp

 

 

Roket Falcon 9 bersama wahana antariksa Dragon milik SpaceX berhasil mendapat kepercayaan dari NASA untuk 12 penerbangan ke International Space Station ( ISS ). Dengan kerjasama kontrak senilai $ 1,6 milliar, SpaceX menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil melayani transportasi kargo dan astronot NASA menuju ISS.

 

SpaceX bukanlah akhir dari perjalanan Elon Musk. Keberhasilan nya membangun SpaceX seolah menjadi awal baginya untuk terus mewujudkan ide ide briliant yang memenuhi kepalanya. Tesla Motors, Solar City dan yang paling mutakhir adalah proyek kereta super cepat Hyperloop menjadi bukti kalo Elon Musk memang pantas masuk dalam jajaran 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

 

 

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *