Awas Syndrome Mamikri Mengancam Indonesia

Awas Syndrome Mamikri Mengancam Indonesia

Berat rasanya saat menuliskan kata demi kata dalam artikel ini. Entah itu perasaan saya sendiri atau karena ada hal lain yang menjadi penyebab nya. Apa mungkin otak ini juga telah ter infeksi oleh sebuah virus mematikan bernama Syndrome Mamikri.

 

What’s..? Apa itu Syndrome Mamikri..? Entahlah saya sendiri juga belum tahu pasti sejak kapan virus ini mulai merebak. Hanya satu hal yang ingin saya sampaikan buat kamu..kamu..dan kalian kalian semua. Tanpa kita sadari, detik ini Syndrome Mamikri¬† mengancam Indonesia.

 

 

Membunuh sel otak

 

Begitu ganasnya Syndrome Mamikri, dia membunuh sel otak dengan perlahan namun pasti. Gawat nya belum ada satupun pengobatan medis yang bisa menangkalnya. Satu satunya cara agar terhindar dari keganasan Syndrome Mamikri adalah melalui metode ampuh yang akan kamu baca sebentar lagi.

 

Syndrome Mamikri bisa di kenali dengan mudah oleh orang yang menderita nya, meski terkadang orang lain pun bisa mendeteksi nya pada poin poin tertentu. Gejala paling umum yang di alami penderita Syndrome Mamikri adalah rasa pusing di kepala yang tiba tiba muncul ketika memikirkan sesuatu yang cukup pelik.

 

Namun aneh nya bisa langsung hilang begitu minum secangkir kopi hitam yang panas. Lho kok bisa ya, cuma dengan minum kopi hitam yang panas bisa mengatasi Syndrome Mamikri. Ya betttul.. !! ini bukan rekayasa atau hoax.  Sel sel otak yang tegang akan kembali normal ketika tubuh mendapatkan asupan kafein dalam segelas kopi hitam. Dan rasa pusing di kepala pun akan hilang dengan sendiri nya.

 

Semakin lama kalian di liputi rasa penasaran tentang Syndrome Mamikri, maka resiko untuk terkena Syndrome Mamikri akan semakin kecil. Kenapa demikian, karena virus Mamikri ini tidak suka tinggal di dalam otak yang terbiasa buat mikir. Getaran listrik dalam saraf otak yang bekerja akan mematikan virus Mamikri.

 

Awas Syndrome Mamikri Mengancam Indonesia

 

Jika saat ini kalian mulai merasa lelah dan bosen membaca artikel yang sangat pendek ini, anda harus berhati hati. Itu tandanya Syndrome Mamikri telah menggerogoti sel sel otak dan pastinya sangat berbahaya bukan..?

 

Setelah ngalor ngidul nggak jelas kemana arah pembicaraan artikel ini, saya sendiri baru sadar. Sepertinya Syndrome Mamikri yang menggerogoti otak ini sudah berada di stadium akhir. Metode pengobatan pertama dengan menghabiskan segelas kopi hitam kesukaan saya pun tidak mampu mengatasi nya.

 

Syndrome Mamikri yang ganas semakin di perparah oleh buruk nya koneksi internet selama 5 hari ini. Tiga hari berjuang dengan sinyal yang wag wug..undlap undlup.. hidup segan mati pun tak mau dan akhirnya bener bener tewas selama 2 hari kemarin.

 

Beruntung hari ini bisa merasakan kembali pertemuan dengan internet. Setidaknya ada semangat baru untuk kembali berjuang melawan ganasnya Syndrome Mamikri. Satu poin penting yang harus kalian ketahui, saya sebenarnya tidak suka memaksakan diri menulis artikel di saat Syndrome Mamikri sedang melanda.

 

Saya tekankan di sini, saya terpaksa mengorbankan integritas saya sebagai seorang penulis artikel handal dengan menyajikan konten ini untuk kalian. Jangan menyumpahi saya dengan kalimat kalimat menyedihkan. Tujuan saya pasti baik kok, ini adalah hasil karya terbaik dan terburuk yang pernah di buat oleh seorang penderita Syndrome Mamikri, dalam hal ini adalah saya.

 

Jangan sampai kalian meniru apa yang saya lakukan ini. Sekali lagi artikel ini saya buat hanya untuk pembelajaran dan contoh kasus seorang pengidap Syndrome Mamikri. Ketika sel otak sudah habis di gerogoti virus Mamikri, maka itulah saat yang tepat bagi kalian untuk pensiun ber aktifitas sebagai blogger atau profesi apa saja.

 

Dan akhirnya sampailah kita ke penutup artikel ini, di mana kita bisa membuktikan bahwa Syndrome Mamikri telah mengancam Indonesia. Rasanya saya semakin Mamikri saja brohh. And What’s Syndrome Mamikri..? Emmm actually Syndrome Mamikri is Penyakit MALES MIKIR..!

 

 

 

 

 

 

 

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *