Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Meraup Profit Ratusan Juta Darinya..?

apa-itu-bitcoin

Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Meraup Profit Ratusan Juta Darinya..? Salah satu kehebohan yang sedang melanda dunia saat ini adalah kehadiran produk teknologi bernama Bitcoin. Banyak orang yang kaya mendadak berkat harga Bitcoin yang melesat tajam. Biar nggak penasaran, yuuk kita cari tahu bareng Apa Itu Bitcoin.

 

Awalnya saya sendiri pun tidak begitu tertarik untuk mempelajari lebih jauh tentang apa itu Bitcoin. Kalo sekedar tahu mungkin iya, sekitar satu tahun yang lalu bersamaan dengan awal membuat blog ini, saya sempat membaca sedikit tentang Bitcoin. Tapi rasa ketertarikan itu baru memuncak setelah membaca beberapa postingan teman teman di Facebook tentang aktifitas mereka dalam dunia Bitcoin.

 

Apa Itu Bitcoin dan siapa Satoshi Nakamoto

Ya.. seperti kebanyakan pengguna internet lain nya, saya pun berusaha untuk mengetahui lebih banyak tentang apa itu Bitcoin dan kenapa kehadiran bitcoin ini begitu menghebohkan.

 

Bisa jadi apa yang saya tulis di sini sudah terlambat, karena hingga saat ini Bitcoin sudah masuk tahun ke sembilan sejak di perkenalkan pada tahun 2009 silam. Tapi tak apalah terlambat dari pada kita tidak tahu sama sekali, bukan kah begitu bro.?

 

Secara gampangnya Bitcoin bisa di katakan sebagai mata uang digital atau alat pembayaran seperti halnya mata uang Rupiah, Dollar dan lain sebagainya. Hanya bedanya Bitcoin ini tidak memiliki wujud fisik, karena merupakan produk digital.

 

Konsep awal Bitcoin itu sendiri di perkenalkan oleh Satoshi Nakamoto melalui sebuah paper yang di kenal dengan ” Satoshi White Paper ” sebanyak 9 halaman pada tanggal 3 Januari 2009 silam.

 

Meski berbau Jepang, tapi jangan beranggapan kalo Satoshi Nakamoto ini nama orang Jepang  lho ya. Tidak ada yang tahu pasti siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto ini. Ada banyak versi maupun tesis tentang siapa Satoshi Nakamoto, namun hingga saat ini belum ada satu pun yang bisa di pertanggung jawabkan kebenaran nya.

 

Satoshi Nakamoto hanyalah nama samaran, bisa jadi mengacu pada satu orang saja, namun bisa juga ada sekelompok orang atau team yang berada di balik nya.

 

Bitcoin di sebut juga sebagai Crypto Currency

Pada dasarnya Bitcoin di hasilkan dari perhitungan matematika yang sangat rumit dan kompleks yang di kenal dengan kriptografi. Itu sebabnya Bitcoin di sebut juga sebagai crypto currency atau sistem mata uang yang di bangun berdasarkan kriptografi.

 

Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, kripto = rahasia, tersembunyi dan graphia = tulisan. Bisa di terjemahkan sebagai matematika kompleks yang berfungsi melindungi kerahasiaan dan keamanan sebuah data dan menyamarkan nya dalam kode kode berbentuk tulisan acak baik berupa huruf, angka dan karakter khusus.

 

Bitcoin lazim di sebut dengan BTC, bukan satu satunya mata uang digital atau crypto currency yang beredar di dunia ini. Ada ribuan koin digital lain nya yang telah dan akan terus tercipta dengan segala kelebihan dan kekurangan masing masing.

 

Ethereum, Stellar Lumens , Litecoin dan Ripple adalah beberapa di antaranya yang mencoba menggoyang posisi Bitcoin sebagai penguasa mata uang digital saat ini.

 

Hanya akan ada  21 juta Bitcoin

Kembali ke Bitcoin itu sendiri, konsep lahirnya Bitcoin tidak lepas dari adanya keinginan akan sistem mata uang yang lebih baik dari mata uang yang beredar sekarang. Sifat Bitcoin itu sendiri  netral dan ter desentralisasi yang artinya tidak bisa di kontrol oleh satu pihak saja, entah itu pemerintah suatu negara atau perbankan di anggap sebagai solusi yang tepat untuk alat pembayaran masa depan.




Sistem Bitcoin  membatasi suplai Bitcoin hanya akan ada sebanyak 21 juta Bitcoin saja di seluruh dunia. Proses penciptaan Bitcoin baru di sebut dengan istilah mining atau penambangan. Saat ini sudah ada kurang lebih 17 juta Bitcoin yang beredar, itu artinya masih ada sekitar 4 juta Bitcoin yang masih tersisa untuk di tambang.

 

Penambangan di sini hanya sekedar istilah saja lho ya, jangan samakan dengan penambangan konvensional seperti minyak bumi atau batu bara. Para penambang Bitcoin menggunakan seperangkat komputer dengan spesifikasi tertentu untuk menguraikan rumus matematika kompleks.

 

Tidak perlu pintar matematika untuk jadi penambang Bitcoin, Software lah yang akan bekerja untuk menguraikan nya. Selama spesifikasi komputer mumpuni dan ter koneksi dengan jaringan internet selama 24 jam penuh, maka kamu sudah bisa memulai untuk menambang Bitcoin.

 

Proses ini akan menemukan block baru Bitcoin dari transaksi yang pernah di lakukan, sebagai hadiah nya maka para penemu block baru ini akan mendapatkan hadiah sejumlah Bitcoin.

 

Kalo dulu pada masa awal nya, setiap penemu block baru akan mendapatkan hadiah 50 BTC. Namun sekarang berkurang menjadi 25 BTC saja dan akan terus berkurang seiring bertambahnya sirkulasi Bitcoin, hingga mencapai jumlah maksimal 21 juta Bitcoin nanti.

 

Satoshi pecahan terkecil Bitcoin

Meski jumlahnya terbatas, yakni hanya 21 juta BTC , namun Bitcoin bisa di pecah dalam satuan yang lebih kecil yang di sebut dengan Satoshi. 1 BTC adalah sebutan untuk 100 juta Satoshi, yang merupakan pecahan terkecil dari bitcoin.

 

Seiring perkembangan waktu, penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran pun semakin meningkat. Meski beberapa negara sudah mulai melarang penggunaan Bitcoin, namun tidak serta merta menurunkan minat masyarakat terhadap bitcoin.

 

Harga Bitcoin pun mengalami fluktuasi yang cukup tajam. Bayangkan saja jika pada awal mulanya sekitar tahun 2009 an para pengguna Bitcoin sudah cukup senang bisa membeli 2 dus pizza dengan 10.000 Bitcoin, namun pada akhir Desember tahun 2017 kemarin, 1 Bitcoin di hargai sekitar Rp. 280 juta lebih..!

 

Bakal Mencapai Rekor Rp. 14 Milyar per 1 Bitcoin

Walau  harga nya berangsur turun hingga sekarang di awal Februari kembali menyentuh Rp.106 juta, namun banyak pakar keuangan yang memprediksi harga Bitcoin masih akan terus ber fluktuasi dan akan mencapai puncaknya beberapa tahun yang akan datang.

 

Pencipta software antivirus Mc.Affee bahkan optimis, harga Bitcoin akan mencapai rekor tertinggi nya di kisaran Rp.14 milyar per BTC.! Entah prediksi itu benar atau tidak, nyata nya semakin banyak saja orang yang tertarik untuk memiliki Bitcoin.

 

Selain menggunakan Bitcoin sebagai instrumen investasi, banyak juga yang menjadi trader, mencari keuntungan dengan memanfaatkan selisih naik turun nya harga Bitcoin yang memang sangat fluktuatif. Saya sendiri tentu nya tidak mau ketinggalan dong, meski hanya bermodalkan sedikit uang rokok, toh sudah bisa merasakan legit nya receh sebagai trader Bitcoin.

 

Vip Bitcoin.co.id,  Bursa Bitcoin Terbesar di Indonesia

O iya..kalo kamu mau tau lebih banyak tentang apa itu Bitcoin atau bahkan tertarik untuk mencoba peruntungan dan sedikit tambahan belanja dapur, kamu bisa bergabung dengan kurang lebih 1 juta member lain nya vip bitcoin co.id.

 

 

Website yang di dirikan oleh Oscar Darmawan ini adalah bursa atau pasar jual beli Bitcoin terbesar dan satu satunya di Indonesia. Di sini bukan hanya Bitcoin saja yang di perdagangkan. Masih banyak crypto currency , seperti Ethereum, IGNIS, Stellar Lumens , Ripple dan mata uang digital lain nya.

 

Tidak ada salah nya untuk mencoba, siapa tahu kamu bisa merasakan legitnya keuntungan dari Bitcoin. Mengingat fluktuatif nya harga Bitcoin , bukan hal yang mustahil kalo ada banyak member yang bisa meraih profit hingga ratusan juta rupiah dalam sehari saja.

 

Kunci nya cuma satu, seperti pesan investor kondang Warren Buffet , jangan taruh investasi mu dalam satu keranjang dan jangan serakah. Timing yang pas,  kapan harus membeli dan menjual akan menentukan kesuksesan kamu sebagia trader Bitcoin.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *